IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa Serahkan Beasiswa Aceh Carong

03 Januari 2020

Kota Langsa (Humas) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Basri, MA usai mengikuti upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 74 Kementerian Agama tahun 2020, menyerahkan secara simbolis beasiswa program Strata Satu (S1) Aceh carong dari Pemerintah Aceh yang berlangsung di halaman gedung Rektorat kampus setempat, kamis (3/1/2020) pagi.

Rektor menjelaskan, tahun 2019 IAIN Langsa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Aceh untuk 99 mahasiswa, beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa asal Aceh, memilki prestasi dan tidak mampu secara ekonomi.

“Beasiswa telah kita salurkan dari Pemerintah Aceh, namun hari ini dilakukan penyerahannya secara simbolis bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bhakti ke 74 Kementerian Agama tahun 2020,” jelas Rektor.

Sambung Rektor, beasiswa tersebut sama seperti program beasiswa Bidikmisi dari Kementerian Agama.

“Sama seperti beasiswa Bidikmisi pada umumnya, mahasiswa mendapatkan bantuan pendidikan selama empat tahun, namun untuk beasiswa Aceh Carong, diberikan khusus kepada mahasiswa Aceh,”terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor juga menyerahkan secara simbolis beasiswa Bidikmisi dari Kementerian Agama kepada 119 mahasiswa, semantara itu Wakil Walikota Langsa  Dr. H. Marzuki Hamid, MM menyerahkan penghargaan kepada Radio Cot Kala FM yang meraih peringkat terbaik 2 nasional pada anugerah Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2019, penghargaan PPID IAIN Langsa atas capaian prestasi juara 1 Keterbukaan Informasi Publik Perguruan Tinggi Se Provinsi Aceh, Pengelola Jurnal At-Tibyan, Jurnal At-Tafkir dan Jurnal Jurisprudensi yang telah terakreditasi serta penyerahan penghargaan kepada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah atas realisasi tertinggi penyerapan anggaran tahun 2019.

Sebelumnya, Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM saat membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi menyebutkan, Kementerian Agama hadir untuk melindungi kepentingan agama dan semua pemeluk agama.  Untuk itu, seluruh jajaran Kementerian Agama harus bisa mengawal dan mengembangkan peran strategis Kementerian Agama secara kontekstual di tengah masyarakat.

Lanjutnya, dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya ditegaskan, “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya.” Pembangunan jiwa disebut lebih dulu daripada pembangunan raga atau fisik. Tugas utama Kementerian Agama adalah membangun jiwa manusia sebagai landasan terbentuknya mental bernegara yang baik.

“Meski pembangunan infrastruktur fisik juga dilakukan oleh Kementerian Agama, namun itu dalam rangka menunjang pembangunan jiwa,”ucapnya.

Lebih lanjut Marzuki menyebutkan, Kementerian Agama menyelenggarakan dua fungsi strategis, yaitu fungsi agama dan fungsi pendidikan. Selama tujuh dekade perjalanan sejarah Kementerian Agama banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai dalam spektrum tugas yang begitu luas, seperti dalam fungsi bimbingan masyarakat beragama, pelayanan nikah, pembinaan pengelolaan zakat dan wakaf serta dana sosial keagamaan lainnya, penyelenggaraan ibadah haji, pendidikan agama dan keagamaan di semua jenjang, penelitian dan pengembangan serta kediklatan, pembinaan kerukunan antar umat beragama, penyelenggaraan jaminan produk halal serta penguatan tata kelola manajemen dan organisasi sesuai dengan agenda Reformasi Birokrasi.

Upacara dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa, Rektor IAIN Langsa,Kajari Langsa, Wakil Ketua DPRK Langsa, Ka Kankemenag Kota Langsa, Wakil Ketua MPU Kota Langsa, sejumlah Kepala Dinas, Direktur Pascasarjana IAIN Langsa, para Dekan dilingkungan IAIN Langsa, para kepala Madrasah, dosen dan guru serta mahasiswa.(Syahrial)