IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa Jabat Ketua ICMI Orda Kota Langsa

05 Juli 2021

Kota Langsa (Humas) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Basri, MA resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Langsa Periode Tahun 2021-2026 di Aula Terpadu kampus setempat, Senin (4/7/2021).

Sebanyak 70 pengurus baru ICMI Orda Kota Langsa dilantik secara langsung oleh Ketua ICMI Orwil Aceh Prof. Dr. H. Farid Wajdi, MA. Pengurus baru ICMI berasal dari latar belakang yang beragam yang diisi oleh sivitas akademika dan unsur pemerintahan.

Pelantikan ini mengambil tema ’Sinergisitas ICMI dalam Menyahuti Dinamika Kehidupan Mewujudkan Ummatan Wahidah’. Ketua ICMI Orda Kota Langsa Dr. H. Basri, MA menyebutkan bahwa ICMI  merupakan sebuah organisasi cendikiawan muslim yang menghimpun berbagai unsur cendikiawan dari kalangan masyarakat .

“ICMI senantiasa memelihara dan melestarikan persatuan dan kesatuan bangsa melalui kerjasama kemitraan dengan pemerintah, organisasi keagamaan lainnya, dan seluruh komponen masyarakat,” tandas Basri.

Basri menambahkan, keberadaan ICMI juga untuk meningkatkan kemampuan umat Islam di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Langsa Dr. Marzuki Hamid, MM beserta Forkopimda Kota Langsa. Dalam kesempatan ini, Marzuki menyampaikan pesan kepada pengurus ICMI Orda Kota Langsa yang baru agar dapat menjadi potensi yang besar dalam pembangunan di daerah.  

“ICMI yang diisi oleh akademisi dan intelektual Kota Langsa ini memiliki potensi yang luar biasa. Semoga dapat memberi manfaat yang banyak kepada umat Islam dan mengambil tanggung jawab mempersatukan seluruh kekuatan cendikiawan muslim serta dapat menjadi salah satu komponen dalam pembangunan di daerah,” ujar Marzuki.

Ketua ICMI Orwil Aceh Prof. Dr. H. Farid Wajdi, MA dalam orasi ilmiahnya menjelaskan bahwa ICMI merupakan wadah untuk bersatu dan bersilaturrahmi yang dapat memberikan manfaat kepada khalayak.

“Jadikan ini sebagai sebuah kesempatan untuk berbuat kebajikan bagi diri sendiri, umat, bangsa, dan masyarakat. Hari ini bangsa kita membutuhkan cendikiawan yang dapat berbicara. Berbicara yang benar sesuai dengan ilmu pengetahuan. Al-Qur’an tidak pernah kering untuk memberikan ilmu pengetahuan sebagai pedoman bagi kita,” tandas Farid.(ID)