IAIN LANGSA

IAIN Langsa
Mahasiswa Fasya IAIN Langsa Gelar Dialog Publik untuk Masyarakat Aceh Timur

Kota Langsa (Fasya) - Sebuah pembangunan pada umumnya membawa konsekuensi pada terjadinya perubahan-perubahan sosial dan meningkatnya deferiensi struktur sosial. Untuk mencapai keberhasilan pembangunan yang ditargetkan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa dalam hal ini Fakultas Syariah (Fasya) menggelar Dialog Pengabdian Melek Hukum Dan Moral yang berlangsung di Balai Pengajian Babul Hayat, Gampog Gajah Meuntah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (3/8/22).

Empat narasumber tampil sebagai pembicara dalam dialog dengan tema “Konsep dan Strategi Mewujudkan Gampong Syariat Islam yang Sejahtera” di antaranya Muhammad Ridha S.STP (Plt. Camat Sungai Raya), Dr. Zulfikar, M.A. (Dekan Fakultas Syariah IAIN Langsa), Fatah Fikri (Ketua DPRK Aceh Timur) dan Hasan Basri, S.Ag.,M.H. (Perwakilan dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur).

Selaku Dekan Fakultas Syariah, Dr. Zulfikar menaruh banyak harapan kepada masyarakat Gampong Gajah Meuntah agar mempunyai tekad yang kuat untuk menerapkan Syariat lslam secara maksimal.

Menurutnya, kalau ini terwujud maka masa depan anak-anak dan masyarakat akan dijamin kesejahteraan oleh Allah SWT.

“Dalam Alquran, Allah SWT telah berjanji akan menurunkan keberkahan dari langit dan bumi bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Di samping itu Allah juga akan senantiasa memberikan jalan keluar dan rezeki yang tidak disangka bagi orang-orang yang bertaqwa,” ujar Zulfikar.

"Kepada pemerintah, kami berharap agar akses menuju Gampong Gajah Meuntah dapat segera diperbaiki. Begitu pula dengan Sekolah Dasar yang telah tersedia, agar mendapat perhatian. Baik dari segi sarana dan prasarananya maupun kegiatan belajarnya, sehingga anak-anak disini memiliki kesempatan untuk mengecap pendidikan yang bermutu tinggi, meskipun mereka berdomisili di daerah terpencil," sambung Zulfikar.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua DPRK Aceh Timur Fatah Fikri, dengan tegas ia bersikap Gampong Gajah Meuntah harus dapat perhatian serius, karena saya menilai sampai saat ini sangat kekurangan dalam hal pembangunan infrastruktur baik itu jalan, pembangunan tempat ibadah dan pendidikan.

“Mari kita satukan tekad besama-sama membangun Gajah Meuntah supaya masyarakat bisa meningkatkan roda perkonomian,” Ujar Fatah Fikri.

Sementara itu Perwakilan dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur berkeinginan menjadikan Gampong Gajah Meuntah sebagai desa binaan.

“Dari letak geografisnya yang berada di pedalaman, masyarakat perlu mendapatkan pendidikan iman dan taqwa (imtaq) juga iman dan tekhnologi (imtek). Kita sentuh terus mereka agar berkembang seperti desa lainnya,” kata Hasan Basri.

Menurutnya masyarakat di sini sangat rindu akan perkembangan dan kemajuan, baik itu dari sisi cara bertani juga pendidikan warga di sini belum ada dekotomi politik.

“Masyarakat Gajah Meuntah masih natural dan sangat perlu sentuhan dari orang-orang yang memliki pemikiran untuk memajukannya dan mereka terbuka kepada siapa saja yang berkeinginan mengangkat derajad hidup mereka.” Terang Perwakilan dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur Hasan Basri, S.Ag.,M.H.