IAIN Langsa
Gedung SBSN IAIN Langsa “Lahirkan” Abdi Negara Yang Profesional  

15 September 2021

 

Kota Langsa (Humas) - Saat ini proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sangat selektif, transparan dan efesien melalui sistem online. Hal itu dilakukan guna melahirkan abdi negara yang benar-benar kompeten dalam menyelenggarakan roda pemerintahan.

Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa sejak tiga tahun terakhir ini menjadi tempat pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Pemerintah Kota Langsa, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Ditetapkannya IAIN Langsa sebagai tempat pelaksanaan ujian SKD CPNS oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat tentu melalui berbagai pertimbangan, selain lokasinya yang strategis, yaitu berada diantara Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur, IAIN Langsa juga memiliki gedung yang sangat representatif untuk dilaksanakannya ujian.

Salah satu gedung yang menjadi primadona kampus tersebut yakni gedung laboratorium terpadu yang dibangun pada tahun 2018 lalu oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Tidak hanya bangunan yang megah, namun gedung tersebut memiliki sarana dan prasarana yang lengkap seperti laboratorium komputer yang saat ini digunakan untuk pelaksanaan ujian SKD CPNS tahun 2021. Dari gedung SBSN IAIN Langsa inilah “lahir” cikal bakal abdi negara yang memiliki keahlian yang mumpuni.

Kabid Pengadaan dan Pengembangan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Langsa Nakim, SE, Rabu (15/9/2021) mengatakan, pihaknya telah tiga kali melaksanakan ujian SKD CPNS di IAIN Langsa.

“Sudah tiga kali Pemko Langsa melakukan ujian SKD CPNS di kampus IAIN Langsa, alhamdulillah IAIN Langsa telah memberikan fasilitas yang terbaik bagi kami,”ujarnya.

Menurut Nakim, sejak pihaknya menggunakan fasilitas milik IAIN Langsa berjalan dengan baik dan tidak mengalami kendala apapun.

“Lancar, komputernya support, jaringan internetnya juga kencang, Alhamdulillah amanlah,”imbuh Nakim saat ditemui dilokasi pelaksanaan ujian CPNS.

Dirinya atas nama Pemerintah Kota Langsa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada lembaga pendidikan milik Kementerian Agama ini.

Sementara itu, Rektor IAIN Langsa Dr. H.Basri, MA mengatakan, pihaknya secara kelembagaan terus melakukan sinergistas lintas sektoral guna mendukung program-proram pemerintah, termasuk dalam pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Rektor menjelaskan, ujian melalui sistem computer assisted test (CAT) akan terciptanya transparansi, karena hasil ujian dapat diketahui oleh peserta secara real time, sehingga tidak akan terjadi manipulasi. Sistem CAT ini juga menciptakan efisiensi yang sangat besar, dibanding sistem tes dengan menggunakan lembar jawab komputer (LJK). Selain itu, banyak lagi kelebihan sistem CAT ini, dan diharapkan bisa menjaring putera-puteri terbaik bangsa untuk menjadi CPNS.

“Tentu proses ini tidak akan berhasil jika tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, alhamdulillah IAIN Langsa memiliki sarpras tersebut,”tandas Rektor.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan, keberadaan gedung SBSN yang dikucurkan oleh Kementerian Agama Repubulik Indonesia sangat memilki dampak yang positif, tidak hanya bagi Sivitas Akademika namun juga bagi stakeholder di tiga Kabupaten/Kota.

“Pengggunaan laboratorium terpadu  untuk seleksi CPNS adalah bagian dari peranan  IAIN langsa untuk berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk layanan yang merupakan unsur dari Tridharma perguruan tinggi melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk fasilitas pendidikan,”tukas Rektor.

Rektor berharap, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ditjen Pendis dapat mengalokasikan bangunan yang bersumber dari SBSN untuk IAIN Langsa di masa mendatang. Mengingat saat ini masih terdapat sejumlah bangunan prioritas yang belum dimiliki kampus kebanggaan masyarakat Aceh.

“Sesuai dengan visi IAIN Langsa, menjadi pusat kajian keislaman yang berkarakter rahmatan lil ‘alamin, tidak hanya pada bidang kajian keilmuan, tapi aset kampus juga menjadi rahmatan lil ‘alamin bagi masyarakat di luar kampus, kedepan kita berharap Kementerian Agama RI dapat membangun gedung yang menjadi prioritas lembaga kita,”tutup Rektor. (Syahrial)