IAIN Langsa
Petugas Kebersihan Garda Terdepan Untuk Kenyamanan Kampus

28 Juni 2019

Kota Langsa (Humas) - Petugas kebersihan merupakan salah profesi yang mulia dan penting dari sekian banyak profesi lainnya, karena keberadaannya sangat dibutuhkan ditengah masyarakat dan disetiap instansi pemerintah dan swasta.
 
Begitu juga di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, petugas kebersihan menjadi garda terdepan untuk menciptakan kampus yang bersih, indah, asri dan nyaman.
 
Dengan kekuatan 29 personil kebersihan yang ditempatkan pada setiap fakultas, unit, lembaga dan di areal halaman biro rektorat, telah menjadikan kampus yang bernaung dibawah Kementerian Agama ini mejadi bersih.
 
Namun demikian, sesuai dengan permintaan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Dr. H. Mohd. Nasir, MA agar kebersihan yang selama ini telah dicapai perlu ditingkatkan dan dioptimalkan lagi. 
 
"Bapak ibu adalah orang yang sangat penting di lemabaga ini. Kebersihan hal yang sangat penting sekali. Sehingga perlu kita jaga bersama dan kita tingkatkan,"ujar Nasir dalam pertemuannya dengan petugas kebersihan di aula Seuramo Teuhah, Jum'at (28/6/2019) pagi.
 
"Bapak ibu sebagai ujung tombak kebersihan di IAIN Langsa ini, untuk mari kita jaga bersama, kita optimalkan kebersihan kita, kita tingkatkan menjadi lebih bersih lagi dari tahun ke tahun,"tambahnya lagi.
 
Dikatakannya, dalam agama islam, teori kebersihan menjadi materi utama yang disuguhkan dalam pelajaran fiqih, yaitu tentang thaharah. 
 
"Thaharah, materi awal pada bahasan dalam kitab fiqih, sampai bangku kuliah pun  masih diajarkan, ini menunjukkan bahwa sangat penting sekali kesucian dan kebersihan,"imbuhnya.
 
Selain itu, banyak slogan-slogan yang bertuliskan  kebersihan bagian daripada iman diberbagai lembaga dan instansi.
 
 
Lanjutnya, sebagai makhluk sosial yang saling berinteraksi antar sesama manusia dalam sebuah lembaga memerlukan kenyamanan, kenyamanan itu salah satunya diciptakan dari kebersihan.
 
"Kebersihan punya kaitan dengan kesehatan, ibadah, interaksi soasial,"jelasnya.
 
Nasir juga berpesan agar pekerjaan yang dilakukan hendaknya juga dimaknai sebagai ibadah.
 
"Kita niatkan dari rumah bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jika ini yang kita lakukan, mungkin jika ada benturan di lapangan tidak cepat-cepat mengambil tindakkan yang merugikan diri sendiri,"sebutnya.
"Perlu koordinasi dengan koordinator dan Kasubbag selaku atasan langsung"
 
Saat ini, IAIN Langsa memiliki 29 orang petugas kebersihan dengan masing-masing rincian sebagai berikut, pada Fakultas Syari'ah 3 orang, FUAD 4 orang, FEBI 3 orang, FTIK 6 orang, RKU Tarbiyah 2 orang, Perpustakaan 2 orang, Biro rektorat 3 orang, sekitar halaman Biro Rektorat 5 orang, dan 1 orang di mesjid kampus.
 
"Silaturahmi ini sebagai bentuk untuk saling bertukar informasi. Nanti akan ada pertemuan kembali yang dipandu oleh Kasubbag dengan koordinator kebersihan untuk pengaturan kembali jadwal kerja dan penempatan wilayah kerja,"demikian Nasir. (Syahrial)