slot online terpercaya

IAIN LANGSA

IAIN Langsa
Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah, IAIN Langsa Terus Lakukan Persiapan KKN Melayu Serumpun

Kota Langsa (Humas) – Sehubungan dengan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Melayu Serumpun V Tahun 2024 yang akan diikuti oleh 22 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se- Sumatera, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Pendis) menetapkan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa sebagai tuan rumah pelaksanaan KKN Melayu Serumpun V Tahun 2024.

Hal ini tertuang pada surat nomor B-422/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/05/2024 yang ditandatangani oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Direktur Diktis) Ahmad Zainul Hamdi pada tanggal 31 Mei 2024.

Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA menyebutkan, ditetapkannya IAIN Langsa sebagai tuan rumah KKN Melayu Serumpun menjadi amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Rektor meminta semua sivitas akademika untuk dapat menyukseskan kegiatan besar tersebut.

“Demi menjaga amanah ini, IAIN Langsa berkomitmen untuk terus berupaya melakukan persiapan dengan melibatkan semua stakeholder dan pihak terkait agar kegiatan berjalan maksimal. Kepada seluruh sivitas akademika, mari bersama-sama kita sukseskan kegiatan besar ini,” imbuhnya.

Sejak April 2024, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa telah melakukan berbagai persiapan KKN Melayu Serumpun V.

Ketua LP2M IAIN Langsa Dr. T. Wildan, MA mengatakan bahwa persiapan demi persiapan terus dilakukan panitia mulai dari penyusunan petunjuk teknis (juknis), launching logo, surat menyurat serta audiensi dan koordinasi dengan berbagai pihak.

Lebih lanjut Dr. T. Wildan menyebutkan pihaknya juga mengupayakan Internasionalisasi.

“Kita juga bersama-sama berupaya merekognisi kegiatan ini menjadi KKN Internasional dengan mengundang keikutsertaan peserta dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand,” ujarnya.

KKN Melayu Serumpun V ini mengangkat tema utama “Islam dan Budaya Melayu Serumpun di Aceh” dan beberapa tema pendukung yang menjadi sub-tema yakni Pariwisata Halal, Ekonomi Kerakyatan, Inovasi dan Digitalisasi UMKM, dan Syari’at Islam. Tema ini nantinya akan menjadi landasan dalam pengembangan program kerja selama KKN dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.