IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa Hadiri FGD peningkatan Mutu Pelaksanaan SPAN-UM

22 Januari 2019

JAKARTA (Humas)  - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA menghadiri Focus Group Discussion (FGD) peningkatan Mutu Pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) - Ujian Masuk (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (22/1) malam. 

Selain rektor, FGD juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Basri Ibrahim, MA, penanggung jawab TIK SPAN-UM PTKIN dan humas. 

Ketua panitia SPAN-UM PTKIN yang juga Rektor UIN Alauddin Makasar Prof. Dr. Musafir Pababbari, M. Si menjelaskan, SPAN-UM 2019 akan melalui proses yang cukup panjang, mulai dari pengisian PDSS dari tanggal 23 januari 2019, pendaftaran 23 - 28 februari 2019 dan seleksi di bulan maret 2019.

Dikatakannya, tahun ini ada perbedaan kuota dari yahun sebelumnya, bedanya adalah kuota jalur SPAN tahun 2018 berjumlah 50 persen, tahun 2019 menjadi 30 persen, jalur UM tahun 2018 30 persen, tahun 2019 menjadi 40 perseen, jalur mandiri tahun 2018 20 persen, tahun ini jalur mandiri 30 persen.

"Pertimbangannya adalah banyak mahasiswa baru yang lulus jalur SPAN, namun tidak mendaftar ulang,"terangnya. 

Sementara itu, forum PTKIN yang juga rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan, ada bebrapa hal yang harus disiapkan oleh pantia SPAN-UM, diantaranya madrasah betul-betul menjadikan jalur SPAN-UM menjadikan pilihan pertama bukan yang kedua.

Dalam rangka peningkatan mutu, dirinya meminta kepada rektor UIN untuk dapat mengkaji dan mempelajari penerimaan mahasiswa baru melalui lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT).

“LTMPT betul-betul bisa dilihat dan diikuti sehingga bisa menjadikan masukan untuk bapak Menteri Agama,”pintanya. (Syahrial)