blog_2
IAIN Langsa Lepas 145 Mahasantri.

05 Juli 2018

KOTA LANGSA (HUMAS) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melepas 145 Mahasantri yang tinggal di Ma'had Aljami'ah, kamis (5/7) bertempat di aula Seuramo Teuhah kampus setempat.

Acara yang mengusung tema "Terus Belajar dan Berbuat Baik Untuk Umat, Bangsa dan Negara" turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, kapala UPT Ma'had Aljami'ah, perwakilan dari Fakultas Syariah, Kasubbag Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, para pamong dan para Mahasantri.

Amatan di lapangan, ada perbedaan acara yang digelar dibandingkan dengan beberapa acara Organisasi Kemahasiswaan lainnya di IAIN Langsa, kali ini, acara di pandu oleh MC Farhatul Muhaya dengan menggunakan bahasa Inggris dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Rahmatillah.

Muhammad Sirajim Munir selaku ketua panitia mengatkan, dana anggaran untuk kegiatan ini bersumber dari Ma'had Aljam'iah IAIN Langsa.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara di maksud.

kepala Ma'had Aljami’ah IAIN Langsa Muhammad Amin, ST,h, MA dalam sambutannya mengatakan, Jumlah mahasantri yang selama satu tahun menempati dan mengikuti program pembinaan sebanyak 150 orang, namun dalam perjalanannya ada beberapa Mahasantri yang tidak bisa mengikuti program Ma'had karena alasan kesehatan.

Dikatakannya, Selama satu tahun mahasantri tinggal di Ma’had, pihaknya memberikan dua fokus utama, yaitu bahasa asing dan tahsin serta hafal Al Quran.

“Ada dua kompetensi dasar yang menjadi fokus utama dalam pembinaan, yaitu  bahasa asing Arab dan Inggris, setiap malam para ustaz mendampingi mahasntrinya, kedua kompetensi tahsin dan menghafal Alquran baik pendampingan di ma'had maupun di masjid,” ujar alumni Madrasah Ulumul Quran ini.

Selain itu, sambungya, pihaknya juga memberikan keterampilan bagi mahasantri untuk dapatmenjadi imam shalat lima waktu dan memberikan ceramah.

“Mahasantri kita wajibkan untuk shalat berjamaah di masjid kampus, kita buatkan jadwal imam dan ceramah untuk melatih kemampuan mahasantri,”imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Zainuddin, MA mengatakan, mahasantri hendaknya dapat memberikan warna yang positif ditengah masyarakat.

“Tahun ini merupakan tahun pertama bagi mahasantri yang tinggal di Ma’had, anda dilepas dengan harapan memberikan warna tersendiri, ketika membaur ditengah masyarakat, baik masyarakat mahasiswa, masyarakat di desa hendaknya memberi warna yang positif,” tukasnya.

Dijelaskannya, mahasantri memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya, karena mendapatkan program pembinaan kusus.

“Adik - adik yang tinggal di ma'had mendapatkan program yang tidak dimiliki oleh mahasiswa lain, namun waktu satu tahun tidak cukup, untuk itu yang didapati di ma’had menjadi modal awal untuk pengembangan kedepannya,”sebutnya.

Zainuddin juga mengatakan, sebuah sistem yang dibangun dengan sistem yang kompak dan kebersamaan akan membuahkan hasil yang baik.

Dirinya berharap agar IAIN Langsa mampu menghadirkan ma’had – ma’had lagi agar dapat menampung mahasiswa lebih banyak lagi, sehingga sebelum mahasiswa mengikuti perjalanan akademik di IAIN Langsa maka mahasiswa mengikuti program pembinaan di ma'had.

“Semoga pelepasan ini menjadi bermakna bagi anak-anak kita semuanya,”tutupnya.

Penampilan shalawat, musik islami, pidato bahasa Arab yang disampaikan oleh Raudhatun Jannah, pembacaan puisi oleh Khairiza Gustiana yang berjudul Penjara Suci, pidato bahasa Inggris oleh Fiqih Syahrizal turut memeriahkan acara tersebut. (Syahrial).