IAIN Langsa
Hadiri Pelantikan DPRK Langsa, Warek II : Kursi Legislatif Harus Diisi Oleh Alumni

02 September 2019

Kota Langsa (Humas) – Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum Institut Agama Islam Negeri Langsa Dr. H. Mohd. Nasir, MA mengatakan, kursi legislatif kedepannya harus lebih banyak diisi oleh para alumni IAIN Langsa.

Hal itu diutarakannya usai menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa yang berlangsung digedung DPRK Setempat pada Senin (2/9/2019).

“Saat ini alumni kita baru satu orang yang menjadi DPRK Langsa, yaitu saudara Maimul Mahdi, kedepannya harus lebih banyak lagi alumni kita yang menjadi Dewan, baik DPRK, DPRA bahkan DPRI,”katanya.

Menurutnya, keberadaan dan peran alumni IAIN Langsa pada lembaga legislatif tersebut sangat penting untuk memajukan lembaga pendidikan di Kota Langsa maupun Provinsi Aceh.

“Fungsi Dewan tidak hanya sebatas pada bageting dan controling saja, namun juga ada fungsi legal drafting, pembuat kebijakan, peran ini yang menurut saya harus dimainkan oleh alumni,”ujarnya.

Dengan hadirnya alumni di lembaga lembaga legeslatif, diharapkan akan dapat menampung aspirasi warga kampus terkait produk-produk hukum tentang dunia pendidikan.

Untuk itu Nasir berharap, kedepan semua alumni harus dapat bersinergi dan bersatu untuk mengusung dan memilih alumni yang memiliki kapasitas dan kapabalitas menjadi Dewan.

Sebelumnya, sebanyak 25 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Langsa masa jabatan 2019-2024 diambil sumpah.

Pengambilan sumpah itu berlangsung di aula DPRK setempat, Senin (2/9/2019) pagi oleh Ketua Pengadilan Negeri Langsa.

Ketua DPRK Langsa Burhansyah, SH mengatakan, berdasarkan Undang-Undang mengenai susunan dan kedudukan DPR, bahwa anggota DPRD sebeleum memangku jabatannya harus mengucapkan sumpah yang diambil oleh ketua PN.

Burhansyah menyebutkan, selama masa pengabdiannya, DPRK Langsa telah melaksanakan tugas dan kewajibannya seoptimal mungkin dalam menampung aspirasi masyarakat.

Dalam menjalankan tugas, lanjutnya, anggota DPR harus memegang teguh moral dan etika serta membentingi diri dengan iman dan ketaqwaan untuk menepis arus globasisasi yang terjadi saat ini.

 Dalam rapat paripurna itu, terpilih sebgai Ketua DPRK Sementara yaitu Zulkifli dari Partai Aceh dan Wakil Ketua Saifullah dari partai Golongan Karya.

Sementara itu, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE saat membacakan sambutan Plt Gubernur Aceh menyebutkan, sebagai anggota dewan, memang berasal dari partai politik yang berbeda. Namun dalam konteks mengemban amanat rakyat, semuanya harus satu kesatuan yang berjuang untuk kepentingan orang banyak.

Karena itu, sebutan sebagai wakil rakyat hendaknya jangan hanya slogan saja. Sebutan itu mesti dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah anggota DPRK duduk di lembaga legislatif ini.

Lanjutnya, sampai kapanpun, hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah tidak tersentuh. Hubungan itu bisa dibangun melalui jalur komunikasi langsung, melalui kinerja yang berintegritas, serta dengan menunjukkan kepedulian terhadap suara rakyat.

"Jika ingin memuaskan hati rakyat, kualitas kerja Bapak/Ibu sebagai wakil rakyat mestinya diperkuat, sehingga mampu mendorong Pemerintah Daerah bergerak lebih cepat, bertindak efektif dan bekerja akurat. Dengan demikian setiap gerak pembangunan yang dirancang, akan berjalan dengan baik serta mampu menghasilkan pencapaian yang terukur,"ucapnya.

Pengambilan sumpah itu turut dihadiri oleh Forkopimda Langsa, kepala instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, para kepala OPD dan undangan lainnya.(Syahrial)